Dalam industri konstruksi Indonesia, keputusan membeli truk mixer bukan hanya soal harga awal — tapi juga tentang biaya jangka panjang. Jika Anda mengoperasikan truk sekitar 100.000 km per tahun, maka perbedaan antara truk bensin dan truk listrik bisa sangat signifikan dalam 3 tahun pertama.
TCO (Total Cost of Ownership) adalah metode penghitungan semua biaya yang terkait dengan kepemilikan kendaraan selama periode tertentu — mulai dari pembelian hingga pemeliharaan, bahan bakar, dan insentif pemerintah. Di Indonesia, banyak perusahaan masih fokus pada harga beli saja, padahal di tahun ketiga, truk listrik sudah bisa lebih hemat hingga Rp 120 juta per unit!
| Komponen Biaya | Truk Bensin | Truk Listrik |
|---|---|---|
| Biaya BBM per km | Rp 3.500 | Rp 1.500 (dengan charging saat off-peak) |
| Biaya Perawatan/Tahun | Rp 15 juta | Rp 5 juta (tidak ada oli, filter, rem cair) |
| Insentif Pemerintah | Tidak ada | Diskon pajak pembelian hingga 10% |
Dengan asumsi 100.000 km/tahun, dalam 3 tahun, truk listrik akan menghemat:
PT Sinar Bangun, salah satu kontraktor besar di Jawa Timur, baru-baru ini mengganti 12 truk bensin mereka dengan truk listrik. Dalam waktu kurang dari 2 tahun, mereka sudah kembali modal tambahan dari pembelian truk baru. “Ini bukan hanya soal ramah lingkungan,” kata Manajer Operasi mereka. “Ini soal uang yang kita bisa gunakan untuk investasi lain.”
Kami telah membantu lebih dari 50 perusahaan konstruksi di Indonesia meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya tetap. Hubungi kami hari ini untuk konsultasi gratis dan simulasi TCO berbasis data aktual proyek Anda.
Mulai Hitung Hematnya Sekarang →Jangan biarkan angka yang rumit menghalangi keputusan cerdas. Dengan TCO yang jelas, Anda bisa membuat keputusan yang menguntungkan jangka panjang — tanpa tekanan dari biaya semu.