Hitung Biaya Operasional Kendaraan Mixer Listrik: Berapa Hematnya dalam 3 Tahun?

16 01,2026
CAMPURAN TUJUAN
Penelitian Industri
Kendaraan mixer listrik memiliki biaya pembelian lebih tinggi dibandingkan versi bensin, namun memberikan keuntungan signifikan dalam biaya operasional jangka panjang. Artikel ini menjelaskan komponen utama Total Cost of Ownership (TCO), termasuk biaya pembelian, konsumsi energi, perawatan, dan insentif pemerintah. Dengan asumsi jarak tempuh tahunan 100.000 km, perhitungan selama 3 tahun menunjukkan penghematan besar pada biaya bahan bakar — kendaraan listrik hanya membutuhkan biaya listrik Rp1,2–1,8 per km, dibandingkan Rp2,1–4,8 per km untuk diesel. Perawatan tahunan juga lebih rendah karena tidak perlu ganti oli atau filter. Dengan subsidi dan pembebasan pajak, total penghematan bisa mencapai puluhan juta rupiah. Studi kasus nyata memperjelas manfaat ekonomis kendaraan listrik bagi pengusaha konstruksi.

Hitung Biaya Sebenarnya: Apakah Truk Campur Listrik Lebih Hemat dari Truk Bensin?

Dalam industri konstruksi Indonesia, keputusan membeli truk mixer bukan hanya soal harga awal — tapi juga tentang biaya jangka panjang. Jika Anda mengoperasikan truk sekitar 100.000 km per tahun, maka perbedaan antara truk bensin dan truk listrik bisa sangat signifikan dalam 3 tahun pertama.

Apa Itu TCO? Kenapa Ini Penting untuk Pengusaha Konstruksi?

TCO (Total Cost of Ownership) adalah metode penghitungan semua biaya yang terkait dengan kepemilikan kendaraan selama periode tertentu — mulai dari pembelian hingga pemeliharaan, bahan bakar, dan insentif pemerintah. Di Indonesia, banyak perusahaan masih fokus pada harga beli saja, padahal di tahun ketiga, truk listrik sudah bisa lebih hemat hingga Rp 120 juta per unit!

Perbandingan Biaya Operasional: Bensin vs Listrik

Komponen Biaya Truk Bensin Truk Listrik
Biaya BBM per km Rp 3.500 Rp 1.500 (dengan charging saat off-peak)
Biaya Perawatan/Tahun Rp 15 juta Rp 5 juta (tidak ada oli, filter, rem cair)
Insentif Pemerintah Tidak ada Diskon pajak pembelian hingga 10%

Dengan asumsi 100.000 km/tahun, dalam 3 tahun, truk listrik akan menghemat:

  • Rp 180 juta dari biaya bahan bakar
  • Rp 30 juta dari biaya perawatan
  • Rp 15 juta dari insentif pajak

Kisah Nyata: Perusahaan Konstruksi di Surabaya Mengubah Strategi

PT Sinar Bangun, salah satu kontraktor besar di Jawa Timur, baru-baru ini mengganti 12 truk bensin mereka dengan truk listrik. Dalam waktu kurang dari 2 tahun, mereka sudah kembali modal tambahan dari pembelian truk baru. “Ini bukan hanya soal ramah lingkungan,” kata Manajer Operasi mereka. “Ini soal uang yang kita bisa gunakan untuk investasi lain.”

Ingin Tahu Lebih Lanjut Tentang Solusi Truk Mixer Listrik untuk Proyek Anda?

Kami telah membantu lebih dari 50 perusahaan konstruksi di Indonesia meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya tetap. Hubungi kami hari ini untuk konsultasi gratis dan simulasi TCO berbasis data aktual proyek Anda.

Mulai Hitung Hematnya Sekarang →

Jangan biarkan angka yang rumit menghalangi keputusan cerdas. Dengan TCO yang jelas, Anda bisa membuat keputusan yang menguntungkan jangka panjang — tanpa tekanan dari biaya semu.

Nama *
E-mail *
Pesan*

Produk yang direkomendasikan

Artikel populer
Bacaan yang Direkomendasikan

Bacaan Terkait

Hubungi kami
Hubungi kami
https://shmuker.oss-accelerate.aliyuncs.com/tmp/temporary/60ec5bd7f8d5a86c84ef79f2/60ec5bdcf8d5a86c84ef7a9a/thumb-prev.png