Cara Tingkatkan Ketersediaan Mobil Beton di Lokasi Proyek: 3 Langkah Penting Perawatan Harian

16 01,2026
CAMPURAN TUJUAN
Pengetahuan teknis
Kendaraan mixer beton sering mengalami penurunan ketersediaan akibat kerusakan komponen yang tidak terawat. Artikel ini menjelaskan tiga langkah utama perawatan harian untuk memastikan kendaraan tetap beroperasi secara optimal: (1) Sistem chassis dan mesin, termasuk pergantian oli mesin dan filter, pemeriksaan tekanan udara rem dan ketebalan rem, serta pemantauan tekanan ban dan ausnya; (2) Sistem mixer dan hidrolik, seperti pembersihan drum, pemeriksaan las, penggantian pelat dan bilah aus, serta penggantian oli hidrolik dan filter; (3) Sistem listrik dan pendukung, termasuk pemeriksaan koneksi kabel anti-air dan oksidasi, kalibrasi sensor dan instrumen, serta pembersihan kerak air dan pembukaan nozzle penyemprot. Dilengkapi tabel siklus perawatan dan teknik prediksi kerusakan umum untuk membantu operator membangun proses standar dan meningkatkan efisiensi operasional.

Mengapa Truk Mixer di Lokasi Proyek Sering Bermasalah? Ini 3 Langkah Penting Perawatan Harian

Jika Anda mengelola armada truk mixer di proyek konstruksi, kemungkinan besar Anda pernah mengalami masalah seperti:

  • Truk tidak bisa beroperasi karena kerusakan mesin atau sistem hidrolik.
  • Waktu pemeliharaan terlalu lama karena tidak ada SOP standar.
  • Kerusakan berulang yang menyebabkan biaya operasional meningkat hingga 25% per bulan (data dari survei industri Indonesia 2023).

Langkah 1: Perawatan Sistem Chassis & Mesin

Sistem ini adalah jantung truk mixer. Setiap 500 jam kerja, pastikan Anda:

  • Ganti oli mesin dan filter udara secara rutin — ini bisa mengurangi keausan komponen internal hingga 40%.
  • Cek tekanan udara rem dan ketebalan kampas rem — 70% kasus rem gagal disebabkan oleh pemeriksaan yang terlambat.
  • Periksa tekanan ban dan pola aus — ban yang tidak seimbang bisa membuat truk mogok lebih awal.

Langkah 2: Perawatan Sistem Mixer & Hidrolik

Bagian ini paling rentan terhadap keausan karena getaran dan beban tinggi. Gunakan panduan ini setiap 250 jam kerja:

  • Bersihkan dalam drum mixer secara menyeluruh — sisa beton yang mengeras bisa merusak bantalan.
  • Periksa weld dan pelat penggiling — ganti jika ketebalannya kurang dari 5 mm.
  • Ganti oli hidrolik dan filter — ini penting untuk menjaga efisiensi pompa dan mencegah overheating.
Initial-Need-AS-2.6-Concrete-Self-Loading-Mixer

Langkah 3: Perawatan Sistem Listrik & Pendukung

Kerusakan listrik sering diabaikan tapi sangat berdampak. Lakukan inspeksi mingguan:

  • Cek konektor kabel — korosi bisa menyebabkan kegagalan sensor dan alarm otomatis.
  • Kalibrasi meteran dan sensor suhu — kesalahan 5% bisa memicu shutdown mendadak.
  • Bersihkan nozzle air dan pipa — kotoran mineral bisa menyumbat sistem pendingin.

Dengan pendekatan sistematis ini, banyak operator truk mixer di Jawa dan Sumatra melaporkan peningkatan rata-rata kehadiran kendaraan hingga 30% hanya dalam 3 bulan pertama penerapan SOP perawatan harian.

Buat Proses Perawatan Anda Lebih Efisien Hari Ini!

Gunakan template checklist harian kami untuk truk mixer profesional — sudah digunakan oleh lebih dari 150 perusahaan konstruksi di Indonesia.

Unduh Template Checklist Gratis Sekarang
Nama *
E-mail *
Pesan*

Produk yang direkomendasikan

Artikel populer
Bacaan yang Direkomendasikan

Bacaan Terkait

Hubungi kami
Hubungi kami
https://shmuker.oss-accelerate.aliyuncs.com/tmp/temporary/60ec5bd7f8d5a86c84ef79f2/60ec5bdcf8d5a86c84ef7a9a/thumb-prev.png